Turki Tembakan 3 Rudal Uji Sistem Pertahanan Udara, Amerika Sewot

Dunia - Eropa Amerika - Ramses Rianto Manurung - 2020-10-18 00:00:11 WIB

Turki, Nusantaratv.com-Tiga rudal yang ditembakan Turki untuk menguji sistem pertahanan udara S-400 mmebuat Amerika Serikat sewot dan murka. Washington telah melayangkan protes keras kepada pemerintah Turki atas peluncuran uji coba dan memperingatkan tentang “konsekuensi serius potensial” dari langkah itu.

Turki menguji sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia untuk pertama kalinya selama latihan di dekat kota Sinop di utara negara itu, Jumat (16/10/2020)

“Tiga rudal sistem rudal anti-pesawat S-400 diluncurkan. Semuanya berhasil mencapai target yang ditentukan,” kata sebuah sumber.

Sebelumnya pada hari itu, sebuah video mulai beredar di media Turki yang menunjukkan jejak peluncuran Rudal di kota Sinop, yang dianggap sebagai hasil dari uji sistem pertahanan udara S-400. Ankara sebelumnya mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan menembak di wilayah tersebut antara 13 dan 17 Oktober 2020.

Baca juga: Bulan Depan Sudah Tersedia Vaksin Covid-19 Untuk Indonesia

Media Turki melaporkan bahwa militer telah memulai pengujian sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia sebagai bagian dari latihan di dekat kota Sinop di Laut Hitam.

Rekaman yang menunjukkan uji coba Rudal diterbitkan oleh majalah militer M5 Turki, yang mencatat bahwa “penembakan pertama sistem S-400 dilakukan di Sinop”. 

Turki mengeluarkan apa yang disebut pemberitahuan ruang udara NOTAM untuk membatasi area di dekat kota pesisir Laut Hitam Sinop menjelang kemungkinan uji coba sistem Rudal S-400 buatan Rusia.

Kerja sama Turki dengan Rusia dalam masalah ini telah dikritik keras oleh NATO dan Amerika Serikat, yang mengutip masalah keamanan terkait dengan dugaan ketidakcocokan S-400 dengan sistem pertahanan udara NATO.